Songsong MEA, Ahli Bangunan Ikuti Pelatihan Semen Gresik

0
272 views

Gresik, BeritaGresik.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berupaya memperkuat penetrasi pasarnya di Jawa Timur. Hal ini terlihat pada upaya Semen Gresik sebagai bagian dari Semen Indonesia di wilayah tersebut. Salah satunya dengan membangun kemitraan dengan para tenaga di bidang konstruksi.

Sumber daya manusia (SDM) di bidang konstruksi atau para tukang dan ahli bangunan dirangkul sebagai konsumen atau pengguna produk semen. Langkah strategis ini terlihat pada Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Bangunan 2015 dengan tema “Bersatu Membangun Indonesia” yang diikuti kurang lebih 139 peserta. Bertempat di Gedung Bhayangkara, acara ini digelar pada 4-6 Juni 2015. Ajang ini dibuka oleh Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jatim Gentur Prihantono.

Dalam sambutannya, Gentur mengatakan pelatihan ini bertujuan menyiapkan tenaga kerja konstruksi atau tukang dan mandor bangunan sesuai standar yang memiliki kompetensi di bidangnya. Hal ini dilakukan juga dalam persiapan menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Tanpa ada tukang yang bagus, bersertifikasi dan keterampilan yang memadai serta sikap yang baik, produk bahan bangunan sebaik apa pun tidak akan bagus jadinya. Jangan sampai pekerjaan konstruksi diambil negara lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bapemas Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo mengatakan peran tukang dan mandor akan memberikan dampak positif terhadap hasil pekerjaannya. “Maka saya memberikan apresiasi terhadap pelatihan terhadap tukang dan mandor ini. Peran pihak ketiga dalam memberikan kompetensi bidang konstruksi sangat baik sekali untuk meningkatkan kualitas konstruksi tersebut,” ujar Suyanto.

Manager Komunikasi Pemasaran PT Semen Indonesia Fahryandanu mengatakan pelatihan dan sertifikasi ini dihelat di lima titik, yaitu Banyuwangi, Surabaya, Gresik, Rembang dan Pontianak. Dari program ini, juga terbentuk komunitas tukang yang berjumlah lebih dari 10 ribu tukang dan tersebar di wilayah Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Danu menambahkan, sumber daya manusia di bidang konstruksi atau tukang bangunan merupakan salah satu mitra utama Semen Gresik. Tukang bangunan menjadi pengguna produk perusahaan semen terbesar di Indonesia.

“Dengan terus menjalin hubungan yang sinergis dengan SDM bidang konstruksi, secara otomatis kami berupaya memperkuat posisi Semen Gresik di pasar. Merangkul SDM di bidang konstruksi adalah langkah penting bagi Semen Gresik, selain memang mempersiapkan tukang dalam menghadapi MEA” tukasnya.

Danu mengatakan dalam pelatihan selama tiga hari itu, para tukang dan mandor akan dibekali teori dan praktik. Para tukang dan mandor itu juga dibekali pengetahuan tentang struktur bangunan dan beserta konstruksinya. Penggunaan bahan semen dan bagaimana mencampur semen dengan bahan lain dengan proses yang benar juga diajarkan dalam pelatihan tersebut.