Kontes Batu Akik DPRD Gresik Ramai Dikunjungi Warga

0
429 views

BeritaGresik.com – Kontes batu akik yang digelar di Gedung DPRD Gresik, dan sepanjang Jalan Wachid Hasyim Gresik diserbu warga. Pada kontes kali, selain diikuti pengusaha batu akik juga turut serta penggemar batu akik asal Gresik maupun luar daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Bandung.

Tidak kurang 34 peserta yang memiliki batu akik turut dalam kontes yang diselenggarakan oleh panitia DPRD Gresik. Dalam kontes tersebut, perhatian warga yang hadir tertuju pada batu akik panca warna milik KH. Nur Muhammad yang memiliki berat 120 kilogram.

Ketua DPRD Gresik H.Abdul Hamid mengatakan, kontes ini digelar sebagai apresiasi anggota dewan yang merupakan perwakilan rakyat di parlemen mengumpulkan jiwa-jiwa seni para penggemar akik mulai dari jenis bacan, syafir, jamrud, rubi, thopas, kalimaya, giok dan batu Sulaiman.

“Kegiatan yang berlangsung 6-7 Juni itu di pusatkan di halaman DPRD dan badan Jalan Wachid Hasyim. Total peserta pameran batu akik sebanyak 54 orang,” ujarnya, Minggu (7/6/2015).

Ada kategori yang dilombakan dalam kontes yang di pusatkan di gedung utama DPRD Gresik. Yaitu, katagori gambar dan calcydony.  Mereka akan memperebutkan hadiah berupa tropy dan uang tunai.

“Ada dua jenis katagori dalam Kontes Batu Akik DPRD ini. Bagi kami ini sudah cukup luar biasa karena juga diikuti peserta dari luar Gresik,” papar  Nizam Zuhri Khafid, Koordinator Panitia Acara.

Kontes batu akik yang dibuka pukul 19.00 WIB. Namun, sejak sore warga Gresik memadati pameran batu akik. Mereka tumplek-blek di badan Jalan Wachid Hasyim. Bahkan, tidak sedikit diantaranya mereka merangsek masuk ke dalam gedung DPRD melihat dari dekat batu akik berukuran raksasa milik KH Agus Nur Muhammad.

Semakin malam, acara kontes batu akik semakin dipadati warga. Pasalnya, selain melihat dari dekat batu akik berbagai jenis. Para penggemar gila bola (Gibol) juga turut hadir menyaksikan sepak bola timnas Sea Games melawan Kamboja.

Para penggemar gibol itu juga menonton final Liga Champion 2015 antara Barcelona melawan Juventus.

Warga kian tidak beranjak dudukdi teras DPRD Gresik, karena panitiamenyediakan berbagai makanan dan minuman secara gratis. Bahkan, saat sebelum dan pertandingan Final Liga Champions dapat menikmati kopi dan makanan tradisional.

“Ini merupakan bagian dari upaya dewan mendekatkan dengan masyarakat. Sebab, pihaknya berharap antara masyarakat dengan dewan tidak ada sekat. Karena, anggota dewan maupun gedunmg DPRD adalah bagian dari masyarakat,” pungkas Abdul Hamid. [beritajatim/as]