Kemenkominfo Ajak Pelaku UMKM di Gresik Manfaatkan Platform E-Commerce

Sosialisasi belanja dan jualan online di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Selain industri besar, Gresik juga dikenal memiliki banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jika dikembangkan, keberadaan UMKM itu diyakini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Untuk itu, Pemkab Gresik mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam upaya menggerakkan para pelaku UMKM di Gresik untuk memanfaatkan platform ­e-commerce atau niaga daring.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim saat menghadiri forum sosialisasi belanja dan jualan online yang diselenggarakan di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Gresik, Jumat (2/11/2018) lalu.

Dukungan pengembangan UMKM di Gresik melalui platform E-Commerce disampaikan oleh Pemkab, mengingat besarnya potensi perkembangan transaksi online di Gresik terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri ratusan pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Gresik itu menggandeng Dekranasda Gresik yang dipimpin Maria Ulfah Sambari, serta marketplace Bukalapak untuk mengedukasi pelaku UMKM terkait penggunaan e-commerce.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan e-commerce dalam mengembangkan usaha,” ujar Wabup Qosim.

Menurut dia, transaksi jual-beli online saat ini semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi informasi di tengah masyarakat. Apalagi, saat ini jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Gresik mencapai ribuan dengan berbagai produk.

“Hal ini semakin mempermudah untuk menghubungkan antara penjual dan pembeli. Utamanya produk dengan brand asli Gresik akan semakin dikenal di seluruh penjuru tanah air,” jelasnya.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkary mengatakan, melalui kegiatan ini pigaknya ingin melakukan sosialisasi gerakan ‘Ayo UMKM jualan online’ kepada pelaku usaha di Gresik.

“Saat ini dari data Badan Pusat Statistik (BPS), kontibusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41% dengan jumlah UMKM mencapai 60 juta unit dan di Gresik. Namun hanya 8% saja atau sekitar 3,79 juta pelaku usaha yang sudah memanfaatkan platform online,” tuturnya.

Padahal, kata Septriana, tren pergerakan konsumen bertransaksi online makin meningkat. “Maka kami berharap kepada pelaku UMKM di Kabupaten Gresik untuk memanfaatkan peluang ini,” imbuhnya. (iis/as)

No Response