Petrokimia Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

0
477 views
Direktur PT Petromikia Gresik Nugroho Christijanto (tengah) didanmpingi Bupati Bojonegoro Suyoto (kanannya) melakukan penananam tanaman padi di Bojonegoro. (Foto: Antara/Slamet)
Direktur PT Petromikia Gresik Nugroho Christijanto didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto melakukan penananam padi di Bojonegoro. (Foto: Antara/Slamet)

BeritaGresik.com – PT Petrokimia Gresik menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi pada musim tanam tahun ini di sejumlah daerah di Jawa Timur. Kelangkaan pupuk dipastikan tak akan tetjadi pada musim tanam tahun ini.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto saat uji coba tanaman padi benih hibrida di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Bojonegoro, seperti dikutip antara jatim, Rabu (2/11/2016).

Menurut Nugroho, tidak akan terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi pada musim tanam tahun ini di berbagai daerah di Jawa Timur, karena tidak ada lonjakan permintaan pupuk bersubsidi.

“Kelangkaan pupuk bersubsidi tidak akan terjadi di Jawa Timur, sebab masa tanam tanaman padi tahun ini bisa berjalan stabil,” kata Nugroho.

Stabilnya masa tanam tanaman padi di berbagai daerah Jawa Timur lantaran dipengaruhi hujan yang turun di musim kemarau. Kondisi ini yang membuat permintaan pupuk tidak menonjak.

“Berbeda dengan musim tanam tahun lalu, sempat terjadi lonjakan permintaan pupuk bersubsidi karena masa tanam tanaman padi berlangsung serentak,” jelasnya.

Selain itu, kelangkaan pupuk bersubsidi sulit terjadi disebabkan permintaan pupuk bersubsidi pada musim tanam tahun ini tidak melampaui kebutuhan alokasi pupuk bersubsidi di Jawa Timur.

Seperti diketahui, alokasi pupuk bersubsidi 2016 di Jawa Timur sebanyak 1.941.635 ton, dengan rincian Urea 298.525 ton, ZA 500.270 ton, SP-36 165.280 ton, Phonska 599.000 ton dan Petroganik 378.560 ton.

Realisasi penyerapan sebanyak 1.491.690 ton, dengan rincian Urea 225.458 ton, ZA 387.675 ton, SP-36 136.440 ton, Phonska 500.581 ton dan Petroganik 284.155 ton, per Oktober.

“Masih ada alokasi pupuk bersubsidi di Jawa Timur untuk tahun ini yang belum terserap sebanyak 407.326 ton,” ujarnya. (ant/as)