Penambangan Pasir Rusak Pantai Pulau Bawean

0
939 views

BeritaGresik.com – Kerusakan sejumlah pantai di Bawean akibat penambangan pasir kian mengkhawatirkan. Pemerintah Kabupaten Gresik diminta segera menetapkan zona larangan penambangan pasir di kawasan wisata.

Pegiat wisata laut Pulau Bawean, Moh. Yusuf, menilai kerusakan pantai di Pulau Bawean sudah cukup parah. Kerusakan itu terjadi akibat maraknya aktivitas penambangan pasir secara liar.

Padahal, Pulau Bawean sudah diplot sebagai tujuan wisata sejak tahun 2014 oleh Gubernur Jawa Timur, sehingga keindahan pantai seharusnya dijaga bersama,” kata Yusuf, Kamis (1/10).

Dia menyebutkan, kerusan pantai terparah terjadi di pantai Mayangkara, pantai Diponggo, pantai Pajinggahan, pantai di Desa Pekalongan, pantai Beto Elong, pantai Selayar, pantai Kepuh Legundi, pantai Sidogedung Batu, pantai Labuhan Kumalasa, dan pantai Gili Barat.

Menurut dia, beberapa tahun lalu pantai Mayangkara yang terletak di Desa Kepuh Teluk pernah menjadi idola warga Bawean, karena pantainya diakui sangat indah dengan hamparan pasir terbentang luas.

“Namun, hal itu ternyata tidak berlangsung cukup lama, saat ini kondisi pantai Mayangakara justru mengalami rusak parah akibat tergerus oleh abrasi,” terangnya.

Karena itu, Yusuf menekankan agar Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian serius terhadap kondisi pantai dengan melakukan penertiban para penambangan pasir di kawasan wisata Pulau Bawean.

“Pemerintah perlu segera menetapkan zona larangan mengambil pasir di titik-titik wisata dan zona pemanfaatan di kawasan tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan pantai yang lebih parah,” pungkasnya. [abr]