Tarif Kapal dan Angkutan di Gresik Tetap Meski BBM Turun

0
356 views
Angkutan di Gresik. (Foto: BG/Wan)
Angkutan di Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali turun terhitung sejak 1 April 2016. Tetapi, penurunan harga BBM itu tampaknya tidak diikuti penurunan tarif angkutan mobil dan kapal laut yang ada di Kabupaten Gresik.

Terbukti, sampai saat ini tarif angkutan kota dan Kapal Ekspres Bahari tetap sama seperti harga sebelumnya. Bahkan, para sopir angkutan dalam kota di Kabupaten Gresik menolak jika nanti pemerintah melakukan penyesuaian tarif.

“Kami menolak jika tarif diturunkan, soalnya harga BBM juga bisa kembali naik,” ujar Kadimin, salah satu sopir angkutan yang melayani rute Cerme, Bunder, Kebomas dan Gresik ini, Jumat (2/4/2016).

Menurut dia, jika nantinya tarif benar-benar diturunkan karena harga BBM turun, pihaknya berharap jumlah setoran juga ikut diturunkan. Sebab, selama ini besaran setoran tetap sama meskipun terjadi penurunan tarif .

“Kalau selalu begini, maka kami yang dirugikan. Jadi, kami harap tidak ada penurunan harga tarif angkutan,” terang dia.

Kadimin menjelaskan, tarif angkutan dalam kota di Gresik saat ini di kisaran Rp2.000 – Rp4.000. Itu tergantung jarak tempuh. “Tarifnya tetap sama seperti sebelumnya, belum ada pembicaraan ulang terkait persoalan tarif,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Revan, Kepala Cabang PT Sakti Inti Makmur (SIM) selaku pengelola tiket Ekspres Bahari. Menurut dia, belum ada perintah dari pusat untuk menurunkan harga tiket. “Belum ada penurunan, harganya tetap sama seperti sebelumnya,” kata Revan.

Menurut dia, saat harga BBM mengalami kenaikan cukup signifikan harga tiket juga tidak ikut mengalami kenaikan. Karena itu, kemungkinan harga tiket juga tidak ikut turn saat harga BBM turun.

“Harga tiket saat ini diputuskan saat harga BBM masih berada dikisaran Rp 5 ribu. Saat ini penurunan BBM baru mencapai Rp 6.450 ribu,” ungkapnya.

Ditambahkan, harga tiket Ekspres Bahari tujuan Gresik-Bawean dan sebaliknya tetap sama, yakni Rp 135 ribu per orang. “Tidak ada perubahan, harganya tetap sama seperti sebelumnya,” imbuhnya.(wan)